Nias Utara, 7 Juli 2026 – Penantian panjang masyarakat Desa Dahana Hiligodu, Kecamatan Namohalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara, akhirnya terjawab. Program Bakti TNI untuk Rakyat Tahun 2026 sukses menyelesaikan pembangunan Jembatan Modular Sungai Fauro Faete sepanjang 24 meter yang kini menjadi jalur penghubung utama bagi aktivitas masyarakat.
Jembatan yang dibangun melalui kolaborasi TNI bersama masyarakat tersebut menjadi simbol hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan infrastruktur di wilayah pedalaman. Kehadirannya memberikan manfaat nyata dengan membuka akses transportasi yang lebih aman, memperlancar distribusi hasil pertanian, mempercepat layanan kesehatan, serta memudahkan para pelajar menuju sekolah.
Kepala Dusun I Desa Dahana Hiligodu, Sandi Watak Lahagu, mengungkapkan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan. Menurutnya, kendaraan roda empat kini dapat melintas dengan aman dan masyarakat tidak lagi dihantui rasa cemas saat musim hujan menyebabkan debit Sungai Fauro Faete meningkat.
Hal senada disampaikan Chelsi Junelta Lahagu, yang mewakili para pelajar SD, SMP, dan SMA. Ia menilai keberadaan jembatan tersebut menjadi jawaban atas kesulitan yang selama ini dialami para siswa dalam menempuh perjalanan menuju sekolah.
Sementara itu, Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf. Sandy, S.I.P., menegaskan bahwa pembangunan jembatan modular merupakan bentuk nyata kepedulian TNI Angkatan Darat dalam mendukung pemerataan pembangunan nasional.
“Melalui Program Bakti TNI untuk Rakyat, kami ingin memastikan masyarakat di daerah terpencil memperoleh akses yang layak sehingga mampu meningkatkan perekonomian, pendidikan, dan pelayanan kesehatan,” tegasnya.
Keberhasilan pembangunan Jembatan Modular Sungai Fauro Faete menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan pembangunan yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan rakyat serta memperkuat konektivitas wilayah di Kepulauan Nias.
(Redaksi NuansaTv.com | Sumber: Pendam I/BB)












