BREAKING NEWS | NUANSATV.COM Timbunan Sampah Galuga Disulap Jadi Solar, Kasad: Target Pembangunan Rampung Setahun

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 04:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREAKING NEWS | NUANSATV.COM

Timbunan Sampah Galuga Disulap Jadi Solar, Kasad: Target Pembangunan Rampung Setahun

BOGOR — Timbunan sampah lama di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, akan diolah menjadi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar melalui fasilitas Pengelolaan Sampah Menjadi Energi (PSE) BBM Terbarukan (BBMT) berbasis teknologi pirolisis.

Pembangunan fasilitas pengolahan sampah tersebut ditargetkan dapat rampung dalam waktu satu tahun.

Hal itu disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., usai menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) fasilitas PSE BBMT berbasis teknologi pirolisis di TPA Galuga, Kamis (17/09/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan serta sejumlah pejabat terkait.

Fasilitas pirolisis tersebut dibangun di atas lahan seluas sekitar lima hektare. Pada tahap awal, fasilitas ini dirancang memiliki kapasitas pengolahan hingga 1.000 ton sampah per hari.

Sampah yang masuk nantinya akan melalui proses pemilahan, terutama sampah plastik lama, sebelum diolah menggunakan teknologi pirolisis menjadi produk bahan bakar. Dari kapasitas tersebut, produksi solar diproyeksikan mencapai sekitar 50–60 kiloliter per hari.

«“Pembangunannya kira-kira memerlukan waktu satu tahun, akan kita percepat tapi target kita minimal satu tahun, dengan kapasitas 1.000 ton per hari akan diolah, dipilah jadi plastik, plastik jadi solar yang akan menghasilkan sekitar 50–60 kiloliter,” jelas Kasad.»

Teknologi Pirolisis untuk Atasi Timbunan Sampah Lama

Pengolahan sampah dengan teknologi pirolisis menjadi salah satu pendekatan untuk menangani timbunan sampah lama yang selama ini menumpuk di kawasan TPA.

Secara umum, pirolisis merupakan proses penguraian material melalui pemanasan pada suhu tinggi dengan kondisi tanpa udara atau dengan jumlah oksigen yang sangat terbatas. Proses tersebut dapat menghasilkan sejumlah produk, antara lain gas, cairan, dan residu padat.

Baca Juga:  NuansaTv.com || Swasembada Pangan, Polres Inhu Monitoring Pertumbuhan 2.000 Batang Cabe di Pekarangan Warga

Selain fasilitas pirolisis, di kawasan TPA Galuga juga tengah dibangun fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1.

Kedua fasilitas tersebut memiliki fungsi yang berbeda namun saling melengkapi. PSEL diarahkan untuk mengolah sampah menjadi energi listrik, sedangkan fasilitas pirolisis difokuskan pada pengolahan timbunan sampah lama, khususnya material plastik, menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Menko Pangan Apresiasi Dukungan TNI AD

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi keterlibatan TNI Angkatan Darat dalam mendukung upaya pemerintah menangani persoalan sampah.

Menurutnya, pembangunan fasilitas pirolisis di Galuga dapat menjadi salah satu bagian dari upaya mengurangi timbunan sampah lama sekaligus melengkapi pengelolaan sampah baru melalui fasilitas PSEL.

«“Saya terima kasih banyak sama Pak Maruli, Pak Kasad kita, luar biasa. Dengan dukungan TNI, menjadikan Indonesia Asri mudah-mudahan akan lebih cepat,” ungkap Zulkifli Hasan.»

Ia juga menyampaikan bahwa dukungan TNI dinilai turut membantu berbagai program pemerintah yang membutuhkan sinergi lintas sektor.

Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan, pengembangan fasilitas pengolahan sampah tersebut dilakukan melalui sinergi antara TNI AD, pemerintah, dan berbagai pihak terkait.

Selain di TPA Galuga, pendekatan serupa diharapkan dapat dikembangkan di sejumlah daerah lain dengan kapasitas pengolahan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing wilayah.

Pengembangan teknologi pirolisis diharapkan dapat membantu mengurangi timbunan sampah lama sekaligus membuka peluang pemanfaatannya sebagai sumber energi alternatif.

Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI AD terhadap upaya menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan limbah, tetapi juga memberikan nilai manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

(Dispenad/NuansaTV)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nuansatv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS | NUANSATV.COM DPRD Agam Soroti Dua Tahun Mangkraknya Irigasi Aia Biso, Ratusan KK Terdampak
BREAKING NEWS | NUANSATV.COM Perkuat Pengawasan dan Integritas, Lapas Pekanbaru Gelar Razia Gabungan Bersama TNI, Polri dan BNN
BREAKING NEWS | NUANSATV.COM Perjuangkan Pemerataan Pembangunan, DPRD Agam Dorong Kelanjutan Perbaikan Jalan Palupuh–Pagadih–Koto Tinggi
erka Sudiyono Ingatkan Warga Binaanya, Kerukunan Jadi Kunci Jaga Wilayah Tetap Aman & Nyaman
GMPB Pasang Badan untuk Agrinas: Mafia Tanah Riau Diminta Dibongkar sampai Aliran Dana
Babinsa Koramil Simo Kawal Revitalisasi Sekolah Bhinek Karya, Wujud Nyata Dukungan untuk Pendidikan
BREAKING NEWS | NUANSATV.COM DPW MANTAPP R-I Riau Tegaskan Dukungan terhadap Satgas PKH dan PT Agrinas Palma Nusantara
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:15 WIB

BREAKING NEWS | NUANSATV.COM DPRD Agam Soroti Dua Tahun Mangkraknya Irigasi Aia Biso, Ratusan KK Terdampak

Kamis, 24 September 2026 - 04:06 WIB

BREAKING NEWS | NUANSATV.COM Perkuat Pengawasan dan Integritas, Lapas Pekanbaru Gelar Razia Gabungan Bersama TNI, Polri dan BNN

Rabu, 23 September 2026 - 12:12 WIB

BREAKING NEWS | NUANSATV.COM Perjuangkan Pemerataan Pembangunan, DPRD Agam Dorong Kelanjutan Perbaikan Jalan Palupuh–Pagadih–Koto Tinggi

Minggu, 20 September 2026 - 13:26 WIB

Minggu, 20 September 2026 - 04:37 WIB

erka Sudiyono Ingatkan Warga Binaanya, Kerukunan Jadi Kunci Jaga Wilayah Tetap Aman & Nyaman

Berita Terbaru

News update

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:26 WIB